My Number dan My Number Card: Kapan Diterima, Cara Mengajukan, dan Hal Penting
Setelah mendaftarkan alamat di Jepang, orang asing juga mendapat My Number berisi 12 angka. Ringkasan pemberitahuan nomor, cara membuat kartu, dan hubungan kartu dengan masa izin tinggal, dari informasi Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi (MIC) dan Badan Digital Jepang.
Terakhir dicek: 6 November 2026 (dicek tiap minggu) / Sumber: informasi resmi kementerian dan lembaga publik Jepang (daftar di bagian bawah)
Yang perlu diketahui dulu
My Number ditetapkan saat catatan penduduk (juminhyo) dibuat, lalu surat pemberitahuannya dikirim lewat pos tercatat sekitar 2–3 minggu kemudian.[1] Biaya pembuatan kartu pertama kali untuk saat ini gratis.[2]
Pemberitahuan nomor
Setelah melapor alamat di kantor kota dan juminhyo dibuat, My Number ditetapkan dan surat pemberitahuan (kojin bango tsuchisho) dikirim lewat pos tercatat. Jika Anda tidak di rumah, ambil di kantor pos atau minta dikirim ulang.[1]
Surat pemberitahuan tidak bisa dipakai sebagai bukti nomor atau tanda identitas. Saat memberi tahu nomor ke perusahaan, My Number Card lebih praktis.
Cara mengajukan kartu
- Lewat pos
- Kirim formulir dan foto wajah dengan amplop balasan[1]
- Ponsel atau komputer
- Daftar dari kode QR di formulir (hanya bahasa Jepang)[1]
- Mesin foto otomatis
- Daftar di mesin foto yang bisa membaca kode QR formulir[1]
Panduan pengisian formulir dalam bahasa asing ada di situs resmi. Setelah kartu jadi, ambil di kantor kota/kecamatan.
Masa izin tinggal dan kartu
Kecuali penduduk tetap (eijusha) dan beberapa status lain, masa berlaku kartu orang asing berbeda menurut status dan masa izin tinggal.[2]
Tanggal berakhir izin tinggal tercetak di formulir. Jika masa izin tinggal Anda tinggal sekitar 1 bulan lagi, jangan pakai formulir itu. Perpanjang izin tinggal dulu, lalu minta formulir baru di kantor kota.[1]
Setelah izin tinggal diperpanjang, data di kartu juga perlu diubah. Lakukan di kantor kota.[2]
Kegunaan kartu
Jika kartu hilang
Segera lapor ke polisi (koban) dan kantor kota. Untuk segera memblokir kartu, telepon bebas pulsa 0120-0178-27 (multibahasa, jam layanan berbeda per bahasa).[1]